Radio Nederland Wereldomroep

Bahasa Indonesia > Zona Pelajar > Jalan-jalan

Mengenal Tempat Belanja di Amsterdam

Elizabeth Shinta Soedjarwo

02-01-2007

sale1.jpgJika ada di antara kawan Kamera yang kebetulan berkunjung ke Amsterdam dan ingin berbelanja tapi tidak tahu mau kemana, artikel satu ini wajib hukumnya untuk disimak. Dimana sih spot-spot yang wajib dikunjungi? Kapan aja sih waktu yang tepat untuk berbelanja? Apa sih uniknya tempat itu? 

Tidak ada mall
Yup, benar! Di Amsterdam tidak ada mall seperti di Indonesia yang setiap nengok aja mall bisa dijumpai di setiap sudut kota. Amsterdam sendiri lebih terkenal dengan shopping streetnya, yang disebut Kalverstraat.

Jalan Kalver yang jadi shopping street terbesar di seluruh Belanda, letaknya pas di jantung kota Amsterdam. Kamu yang baru pertama kali ke Amsterdam, tidak perlu bingung mencari tram atau metro mana untuk menuju wilayah ini. Turun pas di stasion Amsterdam Centraal lalu keluar stasion dan jalan lurus aja, kamu pasti sudah bisa menemukannya.

Di Kalverstraat ini, kita bisa menjumpai berbagai macam toko, dari supermarket, café, wartel,warnet, apotik, butik-butik kecil sampe toko baju ternama ada di sana, pokoknya lengkap! Kalau belum puas juga di sana dan kamu masih ingin cari mall? Bisa saja, ada kok sebenarnya, namanya Kalvertoren. Di ujung jalan Kalverstraat  dan Magna Plaza yang letaknya di belakang jalan Kalverstraat. Tapi jangan membayangkan seperti mall-mall di Indonesia lhoh ya? Karena dua ‘mall’ini hanya terdiri dari beberapa toko kenamaan besar saja seperti Mango, American Today, Shue Eumura dan tidak lebih dari 3 café.

Konon, Kalverstraat ini sudah berumur lebih dari 600 tahun lhoh?! Dulunya jalan ini dikenal dengan nama “die calverstraete” yang dipakai untuk pasar hewan ternak seperti itik, ayam, sapi, babi dll. Setelah tahun 1629, pasar ternak ini makin menghilang dan berganti dengan munculnya toko-toko yang stylish dan hip. Dan sejak saat itu, shopping street ini selalu saja dipenuhi oleh pengunjung lokal dan turis internasional yang memang bertujuan untuk berbelanja atau hanya sekedar mencari inspirasi alias window shopping.

Toko-toko di Kalverstraat ini memang sedikit mahal dibandingkan harga di Indonesia. Tapi, siasatnya cuman satu: Tunggulah waktu sale! Atau kalau istilah Belanda, OPRUIMING!!

Di saat Big sale tiba (biasanya setiap pergantian musim,red), harga-harga bajupun bisa jatuh hingga 70% dari harga normal. Dari butik kecil sampe toko bermerek sepertinya berlomba-lomba untuk membuang baju koleksi terdahulunya. Pengalaman pribadi, saya pernah mendapat sepatu seharga 7 euro dari harga asli 70 euro. Atau kaos bermerek seharga 4,90 euro dari harga asli 19.99 eu, asyiek khan?! Makanya, kumpulin duit dulu, dan bersabar menunggu waktu Sale tiba, pasti kesabaran itu akan terbayar nanti.

De Negen Straatjes (sembilan lorong)sale-shinta.jpg

Nah, buat kalian yang suka berekspresi dengan gaya pakaian, negen straatjes ini adalah tempat yang paling sesuai untuk didatangi.. Berbeda dengan Kalverstraat yang hanya terbagi dalam satu arah, De negen straatjes ini lokasinya dibagi menjadi sembilan bagian yang dipisahkan oleh canals. Dimulai dari berjalan di belakang Dam Square (pusat kota Amsterdam) sampai berakhir di Leidsestraat yang juga termasuk bagian akhir dari Shopping street -Kalverstraat. 

Tempat ini dibangun abad ke-17 dan didominasi oleh pusat seni dan kebudayaan, seperti contohnya museum atau studio yang memamerkan hasil kreasi. Dan lambat laun toko kecil dan butikpun akhirnya ikut mewarnai daerah ini.

Melintasi jalanan sepanjang De negen straatjes ini memang butuh kesabaran, keuletan  dan stamina yang kuat, karena bagi kita di Indonesia yang kemana-mana ada becak atau angkot, di dalam kota harus ditempuh dengan berjalan kaki saja (atau bisa naik sepeda, red), atau kalau kelebihan duit tentu juga bisa naik taksi. Bagi yang memilih jalan kaki, siapkan saja air di botol karena kita pasti membutuhkannya. Kalau merasa ribet nenteng botol plastik di setiap jalan pasti gampang sekali menemukan cafe-cafe kecil.

Dari ke sembilan jalan kecil di daerah negen straat ini, ada beberapa butik second hand yang juga jadi langganan beberapa teman disini. Memang kalo dibanding, dengan daerah lain, di negen straatjes ini harga-harganya lebih mahal. Lumrah, sebab barang yang dijual di situ limited edition bukan buatan mass production. Tapi jika kamu suka mix and match dan pe-de bergaya beda, kalian harus menyempatkan diri untuk datang ke sini.

Buat kita yang  punya anggaran terbatas tapi pengin gaya, tipsnya harus telaten, baik dalam memilih baju atau toko yang cocok. Jangan putus asa membandingkan harga antara satu toko dengan yang lain karena untuk barang yang sama harga bisa berbeda-beda. Dan kalau kamu mahir dengan jurus menawar, bisa juga dipakai di sini. Tapi, ada tapinya:jangan keterlaluan! Karena biasanya kalo menawar terlalu rendah, si penjual bisa-bisa marah dan mengusir kita keluar toko. Yah kira-kira 10 persen dari harga asli masih bisa diterima lah. Dan juga sebelumnya lebih baik bertanya dulu, “Bolehkah saya menawar?” baru setelah itu mereka bisa mengiyakan ataupun menolak.

Flea marketssale2.jpg
Nah, jika tempat-tempat di atas adalah tempat belanja modern, kali ini kita akan membawa kamu untuk merasakan tempat berbelanja dimana kamu bisa merasakan suasana khas kehidupan masyarakat tradisional Belanda. Albert Cuyp misalnya. Pasar yang berumur 100 tahun ini letaknya tidak jauh dari pusat Amsterdam. Hanya perlu naik tram 16 atau 24, sepuluh menit kemudian kita sudah sampai di depan pasar itu. Kita bisa menemukan barang apa saja di pasar ini dari keperluan sehari-hari, sampai baju dan aksesoris.

Untuk keperluan makan, pasar ini memang jauh lebih murah dari supermarket biasa. Dan untuk urusan baju atau aksesoris, pasar ini juga tidak kalah saing dengan toko-toko yang lain. Buka di hari senin sampai sabtu, dari pukul 09.00-18.00.

Waterlooplein lain lagi, di pasar yang satu ini kita bisa menemukan pakaian-pakaian yang agak nyeleneh. Kategori barang yang dijual disini adalah barang second-hand dan baju yang tergolong baju hippies. Bila ingin mengunjungi pasar ini, kita hanya perlu naik metro turun di Halte Waterlooplein, 2 halte setelah Amsterdam Central Station. Buka setiap hari kecuali hari minggu dari pukul 09.00-17.00.

Noordermarkt adalah salah satu pasar yang bersejarah di Amsterdam. Letaknya di bilangan Jordaan (wilayah bersejarah yang punya pemandangan indah) bersebelahan dengan kanaal yang membuat pasar ini terlihat indah dan menampilkan suasana Ámsterdam. Pasar ini menjual barang-barang tua seperti piring, lukisan dan baju second hand yang masih layak pakai. Sayangnya pasar ini hanya buka hari Senin, dari jam 09.00-14.00. Biasanya, tempat ini jadi ajang bagi para stylish untuk mencari baju-baju bekas buat studionya. Kalau menyaksikan para pengunjung yang datang, maka pakaian mereka biasanya unik. Sumber inspirasi! Kalau kalian beruntung, ada satu stand yang menjual baju-baju vintage dengan harga kiloan. Biasanya 1 kg kita hanya membayar 5 euro. Murah meriah khan?

Kalau lagi bokek, kita juga bisa hanya sekedar jalan-jalan dan menikmati suasana pasar-pasar ini. Di musim semi atau musim panas, kamu akan merasakan susasana ceria. Orang-orang menikmati hangatnya sinar matahari dengan mood yang ceria setelah berbulan-bulan terbelenggu kedinginan. Cukup alasan buat kamu sekedar datang membuktikanntya. Selamat berbelanja!

Jika ada pertanyaan atau saran, kirimkan email ke kamera@rnw.nl. Salam KAMERA!

Kata Kunci: Amsterdam, mengenal tempat belanja di Amsterdam, tempat belanja di Amsterdam

Reaksi:


Ruth Stuttgart, 11-02-2008 - Jerman

sayang yah gak dicantumin toko2 yang berbau indonesia hehehehe soalnya lagi mau ke amsterdam dan mumpung mau kesana jadi mau borong bumbu2 heheheh


wulan, 25-12-2007 - Indonesia

Huaaaaa....sayang banget aku telat baca artikel ini...hiks..hiks..Waktu aku ke Amsterdam Agustus-September kemarin, aku cuman belanja di seputaran Klaverstraat sama di Negen Straatjes aja...Padahal, selama di Belanda aku pengen banget nemuin tempat baju2 vintage lucu, baju unik, barang tua, atau toko second hand kayak Noordermarkt, tapi gak nemu! Waktu itu aku kurang info sih...Aku malah nemu toko second hand di Hilversum. Di sana juga murah2, aku dapet tas kulit yg msh bagus bgt, harganya cuman 3 Euro. Trus, gara2 lg ada sale, didiskon pula 50%, jadi harganya cuman 1,5 Euro!! hehehe..lumayan..


ema wuniyu, 20-09-2007 - indonesia

ya ya kata orang belanda kalau udah agak kesel.....tapi kalau masuk di mall-mall en shoping bareng di belanda pasti seru..........abiz...... kepingin juga tapi kapan'ya??????????? hi hi hi bagi yang udah pengalaman belanja di sana slamat'ya semoga kita-kita jua ketularan cepet............................. salam hangat untuk semua penggemar negri kincir angin................


adeela kremer, adeelakremer@hotmail.com, 31-08-2007 - indonesia

asyik kok belanja di belanda kota yg indah dan euh.. pokoknya enak deh aku jadi ga pingin pulang ke indonesia hehe.. ga mungkin!! karena visaku cuma 90 hari.. taun depan ku datang lagi,tunggu aku ya holland.. buat yg mau kenalan en mau tauttg belanda email aja ke aku pasti dibalas! ..... dooeeeeeeeeiiiiiiiii


Heru, 17-06-2007 - Netherlands

Kalau llebih asyik belanja lagi,pas antara bulan juni-agustus...pasti banyak yg di sale.


yosep gangsar arintaka, dvdsetiawan@yahoo.com, 07-05-2007 - indonesia

wah asyiiknya shooping dibelanda, ada enggak sogo jongkok di belanda? dan pedagang kaki lima menggangu trotoar tempat pendestrian seperti di indonesia engga? salam buat shoopers yang gemar cari-cari barang baru...............


edduwin siregar, 30-03-2007 - indonesia

membaca artikel ini saya jadi kepingin ke belanda untuk belanja sambil cuci mata nih


Berikan tanggapan Anda



Nama
Email
Alamat email tidak ditampilkan
Alamat email ditampilkan
URL
Kota
Negara
Komentar
  Ketiklah huruf-huruf di bawah ini dalam kotak teks guna mencegah email SPAM
 
Kirimkan salinan komentar ini ke email saya