Rancangan Peraturan Daerah berdasarkan injil di Manokwari ramai dibicarakan. Kalau perda ini diterapkan, demikian para pendukungnya, maka masyarakat Papua yang mayoritas kristen bebas menjalankan perintah keagamaan mereka. Salah satu pasal pada rancangan perda itu adalah melarang pelayanan publik pada hari Minggu.
Selain hanya kegiatan mental dan spiritual. Lalu apakah perda berbasis injil itu tidak akan merugikan masyarakat minoritas lainnya? Ikuti keterangan Erna Mahuse anggota Majelis Rakyat Papua MRP kepada Radio Nederland Wereldomroep.
Contoh Aceh
Papua memiliki otonomi khusus. Papua mengambil contoh Aceh. Di daerah itu mayoritas rakyatnya adalah islam, dan perda syariah diatur serta bisa berjalan dengan baik. Hal tersebut juga akan diterapkan di Papua dan rakyat Papua mau hidup dengan agamanya. Kalau Papua itu otonomi khusus maka daerah Papua bisa diatur secara khusus. Karena kalau dilihat di Papua, mayoritasnya agama kristen. Dan warga beragama kristen ini berada lebih awal di Papua sebelum kedatangan warga beragama islam. Sebagian kecil di wilayah Fak fak ada warga islam.
Di Aceh, orang di sana mayoritas islam. Dan syariat islam bisa dijalankan di daerah itu secara baik dan tidak diurus oleh orang lain. Hal tersebut bisa berjalan baik. Sementara masyarakat Papua ingin berbuat sama dengan masyarakat Aceh. Mereka ingin hidup dengan aturan-aturan agamanya. Kenapa orang Papua tidak bisa melakukan hal itu? Ini menjadi pertanyaan.
 |
 |
|
Dengarkan wawancara dengan Erna Mahuse
|
Biarlah orang Papua mengatur kehidupan agama, sesuai dengan ajaran agama yang dianut. Apa yang menjadi persoalan sebetulnya dan apa yang menjadi ketakutan? Sehingga orang merasa harus diwaspadai? Jadi idenya itu bagaimana aturan agama bisa ditetapkan pada peraturan daerah yang diakui pula.
Prinsip toleransi beragama di Indonesia tidak dianut secara baik. Hal tersebut kadang suka di salah tafsir. Sehingga ada pihak-pihak dari agama lain yang bertujuan untuk mengajak orang dari agama lain untuk memeluk agama barunya.
Kata Kunci:
erna mahuse,
manokwari,
papua,
perda,
perda berbasis injil,
radio nederland,
radio nederland wereldomroep,
ranesi
hari,
16-09-2008
- Indonesia
perda injil jelas ada unsur campur tangan luar negri. apalagi di sana ada larangan memakai jilbab dan mengkumandangkan adzan. kalo sampai seperti ini namanya sudah melanggar HAM dalam hal beragama. ini beda dengan di Aceh yang memberikan kesempatan umat lain untuk beribadah.apakah perda injil itu adil? gunakan rasional anda? bagaimana dengan HAM yang seharusnya dijunjung tinggi itu?
ryan aji,
10-03-2008
- indonesia
kalo mo bencana, ya monggooo!!! tuh Alloh SWT ngasih kado bencana tuk aceh. sebenernya, dengan UUD 45 udah cukup. ngak perlu neko-neko!
phiter sitorus,
15-10-2007
- indonesia
buat semua masyarakyat indonesia
ketika di guliskan syariat islam, banyak yang mendukung,bahkan pemerintah dan politikus yang diam,jadilah negara syariat dalam negara NKRI yaitu Negara Aceh Darussalam yg di singkat dng NAD,ketika depdikbud membredel kekhasan pendidikan yg dilakukan yayasan Kekristenan dan Katolik,semua masyarakat Indonesia yg muslim juga ikut membredel,katanya lembaga pendidikan di jadikan lembaga penyaran agama"katanya" trus bagai mana dng madrasah2? Bisakah seorang kristiani yg belajar di madrasah terpenuhi hak keagamaannya ? silahkan renungkan wahai umat,Ketika FPI hadir sebagai pembela Islam yg dng suka hatinya menegakkan aturan keagamaannya,dimana anda semua wahai umat muslim,kenapa semua diam,diam berati setuju,Islam yang mayoritas ko musti di bentuk fron pembela islam, yang jajah islam itu siapa?,ketika perda perda syariat di buat di padang,palembang sulawesi dll,cukup banyak,dimana suara kalian wahai muslimin.banyak lagi pengekangan terhadap yang lain,ketika perda injil dikumandangkan di papua, kenapa bny yg tidak suka,"ini semua lahir sebgai reaksi terhadap aksi aksi yg tidak menjungjung ke bhinekaan yg di lakukan islam sendiri"saya juga kristen saya tidak suka tapi saya memberikan dukungan penuh untuk papua, Jaman suharto menjadikan papua sbg basis trasmigrasi untuk membuat papua jadi Islam,semantara adakah negara ini membagun papua? yang membangun papua dan membebaskan papua dari ke primitifan bukan bangsa indonesia tetapi pihak Gereja yg merasa terpanggil,kita camkan itu, bangsa ini hanya mengambil hasil hasil tanah papua untuk pulau Jawa, selamat berujuang untuk PAPUA
Oct. Ari,
24-07-2007
- Indonesia
Tunjukkanlah ke Kristen kita dengan tindakan serta perilaku sesesuai dengan apa yang telah diajarkan dan teladani oleh Kristus.
dian,
21-06-2007
- indonesia
gak setuju,even im a muslim klo ada perda muslim saya juga gak setuju.lagi ngapain amat sih,kesannya rasis bgt n terkotak- kotak gt.inget ya indonesia ini tuh bukan cuma punya 2 agama tapi 5 yang seharusnya kt hidup saling bahu- membahu demi kemajuan bangsa malah yang ada kemunduran doang!!!!
anw,klo perda ini disetujui,nanti agama lain pun akan mengajukan hal yg sama so what you ganna do then???terima lagi??!!
klo gitu sekalian aja negara ini jadi negara serikat yang punya perda masing2.kita gak mau kan spt itu??!! do you still love your country or not??!!
mendingan kt instropeksi diri n inget2 lagi pelajaran pancasila, bhinneka tunggal ika,sudahkah kt menerapkannya dalam kehidupan ini??percuma lo smua belajar dari SD s.d perguruan tinggi klo gak memahami ilmu yang lo dapet.so lets united to make our country better than before.semangaaaaaaaaaaaat!!!!!!!
no heart feeling ya
Ignatius ,
20-06-2007
- Indonesia
Perlu dilihat kembali manfaatnya....Kalo semua agama bikin Perda atau UU tentang agama masing-masing mendingan uangnya buat orang yang kelaparan. selain itu dengan Perda Injil seharusnya tidak mengekang agama lain. Lha wong Yesus aja penuh kasih, masak umatnya sewenang-wenang gitu. tapi kalo tak pikir-pikir selama saya belajar belum pernah menemukan agama Kristen masuk pemerintahan. Katanya agama untuk Tuhan, Dunia untuk Kaisar.capeeee deeeeeehhhhhh
The_MATRIX,
16-06-2007
- Indonesia
Syaloom & Selamat Malam bagi seluruh Masyarakat Kristiani yang ada di seluruh Indonesia ! Khususnya yang ada di Sulawesi Utara, Nusa Tenggara Timur (Flobamora), Maluku, Papua Barat & Papua and GOD BLESS YOU ALL ! Saya sangat setuju sekali dengan PERDA INJIL yang akan di berlakukan di Manokwari - Papua Barat. Bila perlu jangan di Manokwari - Papua Barat saja tapi juga di berlakukan di seluruh Tanah Papua (Baik itu di Papua Barat & Papua) hal ini untuk menunjukkan indentitas Orang Papua yang sebenarnya, sebagai Orang Kristiani yang sesungguhnya. Kalau di NAD bisa bikin UU Syariat Islam berarti di seluruh Tanah Papua bisa bikin PERDA INJIL dong ! Dan Saya harap itu bisa menjadi kenyataan di seluruh Tanah Papua. GOD BLESS ! Salam Sejahtera dari The_MATRIX di Kupang (Nusa Tenggara Timur/Flobamora) !
jusuf,
31-05-2007
- indonesia
saya kristen sejak lahir dan cukup taat namun menganut prinsip bahwa urusan menyembah tuhan adalah urusan pribadi tidak perlu diatur oleh negara. ketika di manokwari ingin mengelurakan syariat kristen, reaksi spontan saya ....what a stupid! (bodohnya!!!!!) apakah kita, orang kristen tidak pernah belajar dari sejarah bahwa dulu beratus2 tahun lalu di eropa saat abad kegelapan tidak ada pemisahan antara gereja/agama dengan negara. Namun eropa kemudian meninggalkan system itu. apakah kita di indonesia ini akan kembali ke belakang beratus2 tahun lalu seperti eropa di abad pertengahan? saat islam ingin syariat islam di Indonesia dan menerapkannya di beberapa daerah di indo, dalam hati saya berkomentar wajar...., mereka belum belajar dan belum pernah mengalami sendiri ongkos yg harus ditanggung seperti eropa di abad pertengahan. mereka melakukan hal yg sudah beratus2 tahun ditinggalkan oleh kristen di eropa....wajar...biarkan saja mereka dengan kekeliruannya. tapi mengapa kita orang kristen yang mempunyai sejarah gereja abad pertengahan yang gelap yang seharusnya bisa kita pelajari dan bisa kita hindari harus mengulanginya lagi? Pula kristen sejarah lahirnya berbeda dengan islam yang memang mengenal konsep negara agama-nya nabi muhamad (pemerintahan kalifah). Yesus dalam ajaran2nya dari pertama kelihatan jelas sudah tidak tertarik dengan segaal politik dan pemerintahan melainkan semata2 mengajarkan ajaran rohani baru....jadi...isu syariat kristen dari sudut apapun sebenarnya tidak pas....
Karim Djamudin,
16-05-2007
- Indonesia
Buatkan sajalah. Kok, gitu saja repot. Bali juga boleh buat perda dengan hukum weda atau bagawat ghita. Apa susahnya manusia membuat perda? Yang susah, kan, konsistensi pelaksanaan perda itu sendiri supaya adil bagi semua manusia, yang merupakan ciptaan dan citraan Tuhan.
toni,
antonius73@yahoo.com,
15-05-2007
- Indonesia
bisakah Injil dijadikan basis Perda? tafsiran dari mana ini? Yesus malah mengatakan: Hukum utama adalah Kasihi Tuhan Allahmu, dan kasihilah sesamamu manusia". lalu aturan apa dalam Perda tsb yang diambil dari Injil? coba bijaksanalah, jangan over-reaksi! "Hukum Taurat untuk manusia ataukah manusia untuk Hukum Taurat?" tanya Yesus. saya pikir, Yesus pun akan melanggar hukum/perda yang berbasis Injil itu jikalau tidak manusiawi! coba dewasalah dalam beriman, jangan kekanak-kanakan begitu.
habibah,
15-05-2007
- Indoneaia
Yah boleh juga dong...yg belum ada sejarah membuat juga sejarahnya yg baru .apa salahnya untuk memulai dari sekarang kapan lagi kita kan semua sama di mata Tuhan
habibah,
15-05-2007
- Indoneaia
Yah boleh juga dong...yg belum ada sejarah membuat juga sejarahnya yg baru .apa salahnya untuk memulai dari sekarang kapan lagi kita kan semua sama di mata Tuhan
DJUN,
15-05-2007
- indonesia
Saya mah setuju...
karena setiap perda dibuat pasti untuk kepentingan bersama dan tujuannya pasti untuk kebaikan...
maju terus papua
Bangun Steven ,
15-05-2007
- Indonesia
Itu cukup adil,kenapa ketika aceh menerapkan syariah islam tidak ada yang ikut campur dan memang itu tidak penting diurusi,karena hal itu adalah otonomi aceh.Jadi demikian dengan Papua,jika aceh bisa aman tenteram dengan syariah,kenapa Papua tidak sebab itu adalah hak otonomi papua.Janganlah Egois wahai Saudaraku.
habibah,
15-05-2007
-
mari kita sama sama menghargai satu dengan yg lain apa pun kepercayaannya Tuhan adalah satu .dan mengasihi kita semua tanpa memandang warna dan aliran siapapun kita Ia tetap cinta kita terutama bangsa indonesia . salam juga buatnya dea semoga alloh kasih barokah yah buat kamu yg baik sekali